Ada lagi kekonyolan kisah mereka di bab ‘Video Call’. Setelah lima belas menit mereka video call tiba-tiba berhenti. Kalis mengirimkan pesan teks di WhatsApp,
“Mas, maaf, kuotaku mau habis, gantian Mas yang nelpon video call ya?”
Pesan singkat yang lugu. Namanya juga viedo call, keduanya sama-sama ke sedot kuota, bukan hanya yang nelpon saja.
Di bab yang ini sangat ngena banget dalam memahami kekasih. Padahal Kalis tidak menyukai ayam, tetapi Agus menyukai. Tapi Kalis rela membuat aneka masakan ayam dengan melihat tutorial di youtube. Agus cengengesan sendiri dan mulai membatin, ia semakin meyakini bahwa ia adalah lelaki yang kepalang beruntung.
Di bab selanjutnya yang berjudul ‘Kepastian’ pada masa pedekate, effort yang diberikan laki-laki sudah jelas sangat besar. Membeli tiket sejuta untuk nonton konser Dewa 19 di hotel berbintang aja gampang, merasa saat itu murah-murah saja. Tapi, setelah jadian semua serba terasa mahal. Suatu waktu Kalis ngajak nonton konser Naif dengan tiket yang enam puluh ribuan, Agus merasa saat itu begitu mahal. Kenyataan itu membuat Agus sadar, bahwa yang bikin mahal ternyata bukan harga tiketnya, tapi kepastiannya. (*)
Penulis : Agus Mulyadi
Penerbit: Shira Media
ISBN: 978-602-5868-90-0
Tahun Terbit: 2020
Jumlah Halaman: 120
Dimensi: 13 x 19 cm
Jenis Sampul: Soft Cover

Nama saya Andini Zeni Fristiantry, lahir di Lebak, 18 Juli 2023. Saya seorang relawan Rumah Dunia dan mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa serta jurusan Sistem Informasi di Universitas Terbuka. Hoby saya traveling, tapi tergantung mood saya juga sih. Kalau mau mampir-mampir boleh ke Instagram @andinizenifristiantry dan no whatsappku 083841467009. Siapa tau ada yang mau berbaik hati mengirim sesuatu boleh langsung ke no rekening 1630006527959 a.n Andini Zeni Fristiantry.



