Apa harus ya sedang makan difoto? Kata istriku, “Harus!” Nanti akan kelihatan seberapa gemuk-kurusnya aku, Selain itu. Tias senang mengabadikan menu-menu baru racikannya. Sehat semuanya, ya.
Foto-foto Saya Sedang Makan

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Apa harus ya sedang makan difoto? Kata istriku, “Harus!” Nanti akan kelihatan seberapa gemuk-kurusnya aku, Selain itu. Tias senang mengabadikan menu-menu baru racikannya. Sehat semuanya, ya.

Pilih mana? Drawing atau bikinin kopi buat hubby? Yang pertama hobi, yang kedua jurusan surga. Jadi juga drawingnya. Sebuah lukisan mini, sengaja bikin buku gambar ukuran kecil biar nggak lama melukisnya. Ini juga udah dikejar-kejar bikin kopi.

Liburan mau ke mana? Ke Balai Pustaka saja. Ngapain? Wisata literasi. Nanti kamu akan mendapatkan wawasan peta sastra Indonesia.

Buatku, menggambar kura-kura bermotif cangkang unik dengan aplikasi digital memerlukan usaha lebih besar dibanding manual. Lumayan, alhamdulillah.

Jelang mau matang, aku tambah bubuk kayu manis dikit, mengingat ada sedikit nanas dan cengkeh di dalam nasi. Hasilnya nasi goreng martabak telur jadi lebih wangi. Sayangnya …

Landmark adalah penanda sebuah kota itu punya visi. Begitulah juga dalam hidup kita, harus ada landmark yang juga kelapangan hati, terbuka untuk segala perubahan.

Hidup jangan terlalu dibawa tegang. Santai tapi serius. Kita butuh juga hiburan seperti menonton film atau mendengarkan musik.

Hidup itu harus punya tuntunan. Alat saja tidak cukup. Harus ada yang kita jadikan tauladan. Kamu, punya?

Aku ini emak-emak yang nggak bisa diem. Sekarang aja setelah dapat lungsuran tblet dari bocah di Abu Dhabi, ya, tangan ini ngga mau diem. Setelah InkOktober, sekarang NovembArt.

Bapak menegaskan, sarapan itu penting karena kita akan beraktivitas seharian. Dan mengawali hari dengan senyuman dan sarapan, hingga hari ini terbawa terus. Saya dan istri mengadopsi metode itu kepada keempat anak kami.

Dalam pepatah Sunda, “dibere sajengkal hayang sadepa”. Diberi satu, ingn dua. Manusia tidak pernah puas, slalu mintalebih.

Di jalan banyak hal kita temukan. Ilalang tentu ada di sepanjang jalan. Aspal meleleh di alas sepatu kita. Lelah berjalan, masih adakah tujuan?

Bayangkan dalam sehari bisa ada 2 hingga 3 kegiatan. Kalau stok pakaianku tidak banyak, bisa-bisa di dokumentasinya membosankan. Persoalan lain, tubuhku pasti basah-kuyup, karenapersoalan AC, sehingga harus ganti baju. Supaya unik dan khas, aku dan istri merancang pakaiannya.

Jika melihat kamera, tentu kita tahu akan banyak kenangan direkamnya. Tapi bagiku, kamera bukan sekadar alat, tapi juga kenangan kepada Bapak yang telah tiada.

Ketika berjabatan tangan itu, NH Dini berkata kepada saya, “Saya titipkan sastra Indonesia sama kamu.” Saya menggeleng. Saya bilang, saya tidak akan mampu. Saya sedang memikirkan, bagaimana caranya mencari uang yang banyak dari menulis. Saya ingin membangun Gelanggang Remaja yang kemudian kita kenal bernama Rumah Dunia. Idealisme itu butuh ongkos.

Scarecrow adalah orang-orangan sawah. Di Banten disebutnya bebegig.Masih adakah bebegig? Gunanya untuk apa jika yang mencuri padi adalah sesama petani atau yang berjas-dasi?

Lukisannya kadang disiapkan untuk buku cerita anak yang sedang ditulisnya. Beberapa sudah diterbitkan. Ada juga yang lolos lomba. Saya tentu senang dan bahagia, karena bagi saya kegiatan seni itu semacam terapi juga. Beberapa penelitian, aktivitas seni itu bisa membuat bahagia, memperpanjang umur, mencegah kepikunan.