Kalau ikut Kelas Menulis Gol A Gong bukan sekadar belajar menulis, tapi juga belajar banyak hal tentang kehidupan.
Kelas Menulis Gol A Gong: Literasi Digital di Era Pandemi Covid-19

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Kalau ikut Kelas Menulis Gol A Gong bukan sekadar belajar menulis, tapi juga belajar banyak hal tentang kehidupan.

Rumah Dunia berdiri sejak 1998. Tias Tatanka adalah pendiri sekaligus relawan pertamanya.

SDM lokal saya maksimalkan. Saya tidak terlalu menuntut harus sempurna tapi lebih pada memberi lapangan pekerjaan kepada mereka.

Tips Menulis Gol A Gong: Jangan Sia-siakan Tokoh Antagonis

Pernah nggak ngalamin jatuh sejatuh-jatuhnya lalu berusaha bangkit lagi? Itulah sebetulnya yang pingin dikabarkan ke penonton kita, agar tetep semangat kalo lagi jatuh. Roy itu tipe cowok pejuang. Kalian yang pernah baca novelnya pasti ngerasain hal itu.

Setiap sore aku rutin jadi relawan Rumah Dunia. Itu sudah aku lakukan sejak 1998. Kini anak-anak kecil itu sekarang sudah jadi ibu-ibu. Kini giliran anak-anaknya. aku serasa jadi nenek dan cucuku jadi banyak.

Ardian Je – relawan Rumah Baca Bojonegara Hari ini, Minggu, 7 Januari 2024, para sahabat belajar melakukan beberapa aktivitas menyenangkan di Rumah Baca Bojonegara (RBB). …

Elin bukan satu-satunya anak yang menjadi tanggungan keluarga, masih ada tiga adiknya yang perlu biaya. Elin bingung dan penuh ketakutan, dia khawatir kuliahnya tidak bisa lanjut hingga selesai.

Setelah beranda di areal Museum Literasi Gol A Gong, ada yang aku beri nama aviliun. Isinya perjalanan dunia lierasi di Banten.

Zaeni Boli – wartawan golagongkreatif.com Kreativitas tumbuh di tengah segala keterbatasan. Misalnya permainan yang biasa dimainkan anak-anak di Larantuka, yaitu meriam kaleng atau mereka biasa …

Tiga puisi tentang sebuah kota karya Gol A Gong. Silakan kirim 3-5 puisi. Ada uang pengganti pulsa Rp. 150 ribu dari Puisi Esai Denny JA.

Fiman memiliki agenda melahirkan cendekiawan kampus, baik dosen dan mahasiswa. Juga perpustakaan Untirta akan buka hingga malam.

Rumah Dunia itu unik. Keberadaannya diapi komplek kelas menengah dan kampung tradisional.

Hubby sendiri telah beberapa kali menuliskan kisah perjalanannya, bahkan sampai sekarang pun demikian, dengan perjalanan yang kini lebih banyak dibalut kegiatan literasi.

“Satu dengan tangan saya, satunya lagi dengan tangan Tuhan,” Kira-kira gitu deh jawaban Gol A Gong saat ditanya bagaimana bisa dia jadi bckpacker.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT dan Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Flores Timur untuk dapat memberikan penugasan khusus kepada guru penggerak untuk mendampingi anak-anak korban erupsi gunung Lewotobi.

Tim kolaborasi yang terdiri sejumlah organisasi ini, bergerak dari Sekretariat PGRI Kabupaten Flores Timur yang berlokasi di jalan Ahmad Yani, RT 17, RW 004 Kelurahan Sarotari Tengah, Kecamatan Larantuka