Sejak awal tahun 2023, aku berperang dengan lidah kulinerku. Dua titik kegiatan sebagai Duta Baca Indonesia kembali di Sumatra Barat. Pertama di Februari selama seminggu Safari Literasi di Pasaman Barat, Padang,dan Bukittinggi. Aku tidak bisa menghindari ketupat sayur dan nasi kapau.

Begitu juga di Maret 2023, giliran Pekanbaru dan Kampar. Nasi Padang dengan gulai kepala ikan, kikil, otak, sop buntut terlalu sayang jika dilewatkan. Aku melanggar sumpah kepada istriku lagi.

Selama puasa di Maret hingga sekarang, aku sudah diet ketat. Tidak makan nasi dan daging. Juga pedas, makanan dan minuman olahan, no way! Menu sehari-hariku hanya jus buah, minuman handeuleun, daun suji, daun kelor, rempah, cincau, binahong, dan ikan.


Terlambat. Malam takbiran pecah di luar anus. Aku ke IGD. Mau dioperasi. Tapi, cuti semua. Akhirnya memilih pulang. Sebulan intensif pengobatan herbal di rumah. Tapi tetap saja darah dan nanah keluar. Luka seperti bisul (fistula) tidak pernah sembuh. Kering, kemudian pagi hari pedihnya minta ampun, seolah darah merah dan putih berperang.


