Literasi Keluarga: Jangan Menyuruh Anak Membaca

Ini jadi kontradiktif. Ketika tangan saya diamputasi (kelas 4 SD, 1974), Bapak menyuruh membaca, agar saya lupa bahwa tangan kiri saya buntung sesikut. Saya kemudian membaca buku dan memang jadi lupa dengan tangan kiri saya. Tapi ketika anak-anak saya lahir, Bapak justru melarang saya melakukan hal sama: menyuruh anak-anak membaca. Kata Bapak, “Buku-buku yang ada di Rumah Dunia sudah cukup sebagai penanda, bahwa kamu senang membaca. Contohkan saja oleh kamu dalam keseharian, bahwa kamu senang membaca.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==