Saat berlibur di desa Nelayan Lamahala, saya menyempatkan diri berkunjung ke kerajaan Lamahala yang hanya menyisakan rumah adat , gapura dan meriam tua.
Liburan di Kampung Nelayan Desa Lamahala Jaya Adonara Flores Timur

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Saat berlibur di desa Nelayan Lamahala, saya menyempatkan diri berkunjung ke kerajaan Lamahala yang hanya menyisakan rumah adat , gapura dan meriam tua.

Menang, jangan sombong. Besarkan hati yang kalah. Jika kalah, jangan berkecil hati. Apalagi menuding orang lain jadi penyebabnya. Itu mental pecundang.

Dunia fotografi berkembang pesat di era digital ini. Medsos kita diwarnai dengan foto-foto yang aesthetic. Spot-spot foto dibuat oleh instansi terkait seolah jadi syarat utama jika pariwisatanya ingin berkembang.

Dakwah bil qolam, menyampai pesan-pesan baik lewat cerpen. Kali ini dalam suasana lebaran, Gol A Gong menyodorkan kisah tentang seorang ayah yang igin membelikan baju baru untuk anak lelakinya. Selamat lebaran 1445 H, mohon maaf lahir dan batin.

“Kakek buyut Aa atau kakeknya Emak memang dari Labuan,” begitu kata Emak atau Nek, panggilan ibu mertuaku. “Karena dikejar tentara Belanda waktu penjajahan, kakek buyut lari ke Sumatera,

Setelah har pertama halal bihalal dengan keluarga Pak Murji – besan dari Teh Dian, kami harus menyiapkna hiburan untuk halal bihalal keluarga ka mi – Haris dan Atisah, Jum’at 12 April 2024.

Saya dan Jordy tentu gembira, karena spot-spot fotonya dipakai untuk selfie dan wefie. Jum’at besok, H3 Lebaran, tepatnya 2 April 2024, keluarga besar kami – Haris Sumantapura, akan datang halal bihalal.

Sebagai penyeimbang asupan supaya tidak oleng, sayur tetap aku konsumsi. Maka jangan heran ada sayur sop dalam piringku bersama gemblong dan rabeg.

Saya harus menjaga iklim literasi baca dan tulis tetap hidup di masyarakat bawah. Jika masih di fase kuantitas, tidak apa-apa. Saya terus mendampingin, agar masing-masing meningkatkan kualitasnya.

Ada 44 bab dalam buku ini yang mudah dipahami, padahal isinya sarat istilah medis. Banyak yang bertentangan dengan kebiasaan dan mitos, tapi logis menurut kesehatan. Misalnya saat mimisan, siapa masih suka mendongakkan hidung, berharap darah berhenti

“Papah ingin Banten ini maju. Kita mulai dari anak-anak kecilnya. Kita ajarin banyak ilmu, supaya kelak mereka bisa membangun Banten dengan cara mereka sendiri.” Lanjut suamiku.

Kamu punya ransel? Masih suka dipakai? Atau sudah disimpan di gudang? Coba periksa ranselnya, ada besinya nggak?

Bapak membelikanku radio transistor. Itu sebetulnya untuk kakak dan 3 adikku juga. Tapi aku diperbolehkan mendominasi jika hendak rekaman sandiwara radio. Semua mendukung. Dari sanalah aku mulai bergembira memasuki dunia kreativitas.

Bagi saya yang biasa merayakan lebaran di luar kampung halaman, tentu ini merupakan sebuah momen menggembirakan, dulu ketika masih d pondok atau ketika Sekolah di Tangerang saya biasanya pulang setelah pelaksanaan sholat Id.

Mari kita dukung Dandelion Publisher sebagai orang-orang yang tetap mempertahankan tradisi membaca buku konvensional. Kita sebagai penulis mendukungnya dengan menulis cerita-cerita yang baik dan penuh makna, sementara pembaca mendukungnya dengan membeli buku.

Serang oh Serang. Sekarang usinya 24 tahun. Tapi gap infrastrukturnya dengan kota-kota lain menganga. Padahal Kota Serang dekat dengan Jakarta. Tapi gedung untuk menampung kreativitas anak muda saja tidak punya. Alamak!

Saya dan Tias Tatanka sudah sepakat, bahwa tidak akan mengekang mimpi mereka. Jordy sekarang kuliah di Akademi Film Yogya dan si bungsu di Sastra Korea, UPI, Bandung. Bahkan ketika keempat anak kami mengatakan, “Kami tidak akan tinggal di Serang. Nanti kami akan transfer bulanan, membantu Rumah Dunia,” itu sudah merupakan sikap optimis.