Literasi Keluarga: Aku Melahirkan Ibu

Bait terakhir itu aku tulis beberapa saat setelah melahirkan anak pertama, 1998. Sedangkan sajak utuhnya kutulis di lobby TVRI saat menunggu giliran syuting di acara Bersama Perempuan, tahun 2022.

Begitu melahirkan anak, dan setiap melahirkan, aku merasa terlahir kembali sebagai anak. Aku belajar dari anak-anak kami, mendengar petunjuk mereka lewat tanda-tanda dari sikap mereka.

Sampai sekarang pun aku masih belajar. Anak-anak itu adalah ibuku, yang mengajari, menjaga, mengingatkan, bahkan menasehati. Seperti foto di bawah ini, betapa kentara perlakuan anak sulungku ‘mengibukan dirinya’ ketika mengirim hadiah buah kurma untuk bernuka puasa. 😂

Apakah aku dan hubby marah, tersinggung, merasa diatur, disepelekan? Insyaallah tidak pernah. Mereka bersikap protektif karena sayang sama orang tuanya.

Alhamdulillah. Dari anak-anak pula aku belajar bersyukur telah lahir dari perempuan bijaksana: ibuku.

Tias Tatanka

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==