Kita tidak komtmen merayakan hari lahir RA Kartini untuk meningkatkan cara berpikir kaum perempuan. Kita lebih suka mngangkat simbol-simbol keperermpuanannya, yaitu kebaya.
Cakrawala 21: Setiap Merayakanmu, Selalu Kebaya yang Dilombakan, Kartini!

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Kita tidak komtmen merayakan hari lahir RA Kartini untuk meningkatkan cara berpikir kaum perempuan. Kita lebih suka mngangkat simbol-simbol keperermpuanannya, yaitu kebaya.

Menurut Kepala UPA Perpustakaan Untirta Dr. Firman Hadiansyah, M.Hum, kegiatan akan diisi dengan beberapa kegiatan seperti workshop keliterasian dengan mengundang tokoh literasi nasional di antaranya Duta Baca Nasional Gol A Gong, Najwa Shihab, Maman Suherman, Dr. Neng Dara Affiah, M.Si., Ria Ricis, Andika Hazrumy, Edi Bonetski (literasi visual) dan lain sebagainya.”

Berikutnya tulisanku seminggu sekali itu dimuat di koran Radar Banten, bahkan dibuatkan rubrik sendiri bertajuk “Salam dari Rumah Dunia”. Tentu saja tidak mendapatkan honorarium, karena ini adalah bagian dari kerja sama yang saling menguntungkan.

Puisi Minggu kali ini menayangkan 5 puisi tenang potret diri Arie Siregar – penggerak komunitas menulis di Rantau Prapat. Ini sudah edisi ke-16. Siapkan kopi terbaikmu!

Mungkin menjadi pertanyaan klise dariku jika bertemu mereka. “Sudah makan?” adalah ucapan yang paling sering kuajukan.

Saya senang melihat (foto) orang sedang tersenyum. Rasanya hidup terbawa tenang dan damai melihat orang tersenyum. Saya yakin semua orang setuju dengan pendapat saya ini. …

Tak lama, ayah datang ke rumah nenek untuk menjemput kami bertiga. Tapi, tidak ada ibu. Kata ayah, ibu sedang keluar dulu. Aku dan dua adikku ikut dengan ayah pulang. Namun, tampak ada beberapa tetangga berkerumun di depan rumah kami.

Hal-hal baik datang kemudian. Ada yang menyumbang rak kayu bekas jualan sembako. Juga pensil warna. Alhamdulillah. Aku bisa menyimpan alat tulis dan gambar di situ. Anak-anak lebih mudah mengambil sendiri peralatannya.

Ya, setiap mendengar lagu ini, saya pasti nangis, karena membayangkan perjalanan hidup saya bersama buku. Saya merasa karena jasa buku, saya bisa seperti sekarang ini. Buku mengangat derajat saya.

Coba saja perhatikan ekspresi para pemain sinetron itu ketika close dan bengong ngoooong, kemudian terdengar suara ghaib: tunggu tanggal msinya, nanti semuanya akan terbukti. atau, kamu akan merasakan sendiri akibatnya.

Pada pertemuan pertama ini, kelas public speaking fokus pada sesi perkenalan sekaligus Kakak Sefye Belang mencoba mengkoreksi cara perkenalan anak-anak BSM. Seperti vokal maupun artikulasi yang masing kurang jelas.

Saat muda, sekitar 1985, saya pernah jadi striker kesebelasan sepakbola Jawa Barat untuk Pekan Olahraga Nasional Penyandang cacat. Kami menyabet medali emas mengalahkan kesebelasan Jawa Timur.

Saya tertegun ketika menonton film Rebel in The Rye (Danny Strong, 2017 ) berdasarkan novel Catcher in The Rye (CiTR) karya JD Salinger. Novel ini …

Doakan Timnas Indonesia U-23 menang melawan Australia ya.Ini hidup mati. Ada 3000 penonton Indonesia hadir memberi semangat di stadion.

Akan halnya sekeranjang mainan bekas yang disimpan di saung, makin lama makin berkurang. Tapi itu risiko yang harus dihadapi. Suamiku bilang tidak apa-apa hilang, tetap diberitahukan ke anak-anak Pustakaloka Rumah Dunia, mengambil sesuatu harus seizin yang punya.

Aku tuh hobi banget bikin ini-itu. eksperimen aja. Siapa tahu hasilnya cocok. Nah, kali ini korban percobaanku ubi ungu. Ayo, ubi ungu jadi apa, yo?

Saya mengenalkan Jordy ke film sejak masih bekerja di RCTI (1996-2008). Saya ajari juga membuat film pendek. Dia terlibat membuat film pendek bersama relawan Rumah Dunia. Puncaknya, dia terlibat sebagai extras di film Balada Si Roy. Dia melihat langsung proses produksi Fajar Nugros dan IDN Pictures.