Setelahnya sarapan, kami kembali ke Rumah Dunia dan bersih-bersih menyapu dan membuang sampah di area depan Rumah Dunia. Ku ajak Naufal yang masih terdampar di RB3 Rumah Dunia.

Asyiknya jika kegiatan bersih-bersih di Rumah Dunia bisa dilakukan secara bersama-sama. Karena area depan yang luasnya 3000 meter ini tidak mudah jika hanya dibersihkan oleh satu orang saja.

Setelah kami menyapu, lalu kami berdiskusi soal problem sampah di Rumah Dunia. Harapanku, seharusnya Rumah Dunia bukan hanya dijaga oleh relawan saja, tetapi masyarakat sekitar juga harus peduli untuk menjaga fasilitas yang ada di Rumah Dunia, terutama soal sampah yang masih menjadi problem hingga saat ini.

“Ada yang punya ide buat mengatasi masalah ini?” pungkasku. Lalu kami pun sedang memikirkan masalah ini dan mencari cara solusinya. (*)




