Daun kelor diketahui memiliki banyak manfaat, di antaranya dapat membantu mengatasi berbagai penyakit dan baik untuk menjaga kesehatan tubuh.
Hal yang Sepele Bisa Saja Menjadi Hal yang Menarik di Mata Orang Lain

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Daun kelor diketahui memiliki banyak manfaat, di antaranya dapat membantu mengatasi berbagai penyakit dan baik untuk menjaga kesehatan tubuh.

Saya senang sholat di masjid Abdol Gafoor ini. Di dindingnya, di sisi kanan dan kiri hanya ada tulisan kaligrafi Allah SWT. Sedangkan di majis-masjid kita, kadangkala ada yang menyandingkan kaligrafi Allah SWT dengan tulisan kaligrafi Muhammad. Terkesan Muhammad sejajar dengan Allah. Padahal Muhammad juga manusia seperti kita.

Peribahasa “terpegang di abu hangat” bermakna seseorang yang kecewa dalam suatu pekerjaan, baru saja dimulai sudah mendapatkan klesusahan. Dia berada dalam situasi atau kondisi yang sulit, serba salah, atau berbahaya.

Pingin bisa nulis novel? Terus diterbitkan jadi buku? Ayo, gabung di sini bersama Gol A Gong – SIP Publishing.

Doni menahan tawa. “Nama imelnya ‘jawara’, biar orang-orang di internet pada takut,” bisiknya tertahan. “Tuh, lihat,” Doni menunjuk ke dinding ruang tamu. Foto-foto si abah yang berpakaian serba hitam dengan golok terhunus. Ada foto bersama Kapolda, anggota DPRD, Bupati, Walikota, bahkan artis dang dut ibu kota.

Sudahlah pro dan kontra. Kita doakan saat Indonesia melawan Australia di Sydney Football Stadium pada 20 Maret dan Bahrain di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta tanggal 25 Maret mendatang, meraih kemenangan. Minimal seri melawan Australia dan menang versus Bahrain.

Dulu, saya adalah anak bungsu yang belajar dari para senior. Sekarang, saya berada di posisi mereka, mencoba melakukan hal yang sama untuk relawan baru.

Saat menikah tahun 1996, saya berjanji memberi Tias Tatanka mas kawin “membangun perpustakaan” dan “keliling dunia”. Sombong amat! Tapi, bismillah. “Dicicil!” janji saya. Mas kawin perpustakaan sudah saya lunasi dimana kita mengenalnya sekarang dengan nama Rumah Dunia. Nag, Gen Z, siap-siap dari sekarang. Menabung.

Aku memberanikan diri untuk membuat sebuah film pertamaku yang selama hampir 3 tahun belum berani membuat film hasil ide dan garapan diri sendiri

Saya mulai menulis secara profesional tahun 1981 dengan mesin tik. Puisi pertama saya dimuat majalah HAI. Saya masih kelas 2 SMA di Kota Serang. Perasaan saya waktu itu melambung tinggi. Honornya dikirim lewat wesel pos, sebesar Rp. 3500,- Semangkok bakso harganya Rp. 250,- Saya bisa mentraktir 8 orang! Peristiwa yang membekas hingga sekarang.

Novel Sebuah Janji ini bercerita tentang pertemuan dua tokoh berpengaruh, yakni Tuqluq Timur Khan (sang kaisar negeri Mongolia) dengan Ulama Syekh Jamaluddin

Saya mendapat hadiah topi laken dari Kapolres Jayapura setelah pertandingan persahabatan badminton dengan pemain dari PBSI Jayapura. Topi laken itu sempat saya pakai ke Wamena, Sulawesi, hingga Kalimantan. Sepulang dari traveling, saya sempat memakai topi laken itu ke Baduy. Kemudian topi itu dipinjam kawan saya dan tidak kembali lagi.

Oleh: Zaeni Boli Siapa sangka, seorang ibu yang juga berprofesi sebagai penyanyi mendadak viral karena lagu yang dibawakannya? Lagu yang terdengar sedikit nakal namun jenaka …

Mimpi keliling dunia bagi saya adalah doa dan afirmasi. Dua hal itu dapat dikombinasikan untuk menciptakan sinergi yang kuat. Misalnya, seseorang dapat berdoa untuk mendapatkan kekuatan dan kemudian mengulangi afirmasi positif yang mendukung tujuan tersebut. Alhamdulillah, hingga di usia 61 tahun ini, saya sudah mengunjungi 21 negara .

Di tengah krisis ekologi dan ketimpangan sosial, buku ini memberikan pandangan yang segar dan mendalam, sekaligus mengingatkan kita bahwa solusi sering kali berasal dari mereka yang selama ini diabaikan.

Puisi Esai Gen Baru edisi 2/I/8 Januari 2025 kini hadir. Kali ini “Nyawa Kecil di Pusaran Dosa” karya Mointa Bangki – Duta Puisi Esai 2024 dari Sulawesi Utara. Ini khusus untuk Gen Z dan Gen Alpha. Disarankan tema-temanya yang relate seperti perundungan, mental health, patah hati, broken home, seks bebas, dan narkoba. Sertakan juga link beritanya. Tuliskan antara 400 – 500 kata. Sertakan bionarasi maksimal 5 kalimat, 2 foto penulis dan 2 ilustrasi AI yang mendukung puisi esainya. Kirimkan ke golagongkreatif@gmail.com dengan subjek: Puisi Esai Gen Baru. Ada honorarium Rp 300 ribu dari Denny JA Foundation bagi yang puisi esainya tayang. Jangan lupa sertakan nomor rekening bank.

Peribahasa “Telentang Sama Makan Abu, Tertelungkup Sama Makan Tanah” ini biasanya digunakan untuk menunjukkan solidaritas, persahabatan, atau persaudaraan yang kuat, di mana pihak-pihak tersebut tidak akan meninggalkan satu sama lain, apa pun yang terjadi.