Berdasarkan filsafat Jawa, wani ngalah ini adalah sikap legowo, yang sanggup menerima hal-hal kurang baik yang ditujukan kepada dirinya.
Rak Buku: Menelisik Filsafat Jawa: Wani Ngalah Luhur Wekasane

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Berdasarkan filsafat Jawa, wani ngalah ini adalah sikap legowo, yang sanggup menerima hal-hal kurang baik yang ditujukan kepada dirinya.

Semoga nilai-nilai religius di Kota Larantuka tetap terjaga, meskipun ekonomi terus tumbuh menghiasi kota yang indah ini

Padahal dengan silaturahmi akan dilapangkan rezekinya, serta dipanjangkan umurnya. Seperti dalam hadits yang diriwayatkan oleh HR. Bukhari dan Muslim, “Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah tali silaturahmi.”

Sepulang dari keliling Jawa, PC saya terkena virus. Ribuan naskah sejak awal karir saya – relawan Rumah Dunia yang mengetik ulang – ludes musnah. Skenario TV, esai, puisi, 3 draft travel novel yang sudah di-ACC penerbit, temasuk Bulan Bulat Perak, Jawara Terakhir, dan Orakadut si Gila dari Kota Golokali. Ludes bikin perut mules.

Saya ingat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan minum bir dan merokok ganja di rumah seorang teman Kristen. Kami tidak ke mana-mana. Tentu saya melakukannya tidak berlebihan. Bir beberapa teguk dan ganja satu-dua hisap. Tertawa-tawa karena mendengarkan teman bercerita yang lucu secara bergiliran. Setelah itu tertidur sendiri.

Natal 2024 sudah tiba. Semoga saudara-saudaraku dari Sbang hingga Merauke diberikan kebahagiaan dan kesejahteraan.

Exhibition ini kurang lebih persiapannya hanya satu bulan, karena timelinenya di saat UAS, jadi memang waktunya tidak lama. Aku di acara ini masuk di bagian inti acara, dan divisi pubdok (publikasi dan dokumentasi).

Ketika Lesa menggambar ayahnya, yang ia ingat hanyalah senyum dan tubuh besar sang ayah. Meski sederhana, ia bangga dengan karyanya.

“Kegiatan pasang spanduk ucapan selamat atas pelaksanaan hari raya jadi rutinitas kami. Tidak hanya kristen dan katolik. Hal ini berlaku untuk Islam, Hindu, dan Buddha. Jadi kami akan bergantian memasang spanduk jika ada perayaan besar dari masing-masing agama,” uca Ferdi, Gusdrian Kota Serang.

Kegiatan “Detik Akhir, Detik Awal” mengingatkan kita bahwa perayaan tidak harus selalu megah atau berlebihan.

Saat mendaftar, saya melihat pengumuman penawaran cek gula darah, kolesterol, dan asam urat. Harga masing-masing pemeriksaan sekitar lima belas ribu sampai dua puluh ribu rupiah. Ada paket ketiganya sekaligus seharga Rp 50.000,- saja.

Hari Natal juga kadang berbarengan dengan liburan panjang akhir tahun. Hal ini menjadi momen yang sangat pas untuk merayakan dengan keluarga besar. Natal dan tahun baru, menjadi dua kekuatan untuk memulai peradaban baru, peradaban yang mencintai sesama manusia secara utuh dan menghargai perbedaan tanpa memandang apa pun di dalamnya.

Perilaku salah yang dilakukan seorang murid – misalnya mencontek saat ulangan – menjadi tantangan besar bagi seorang guru. Bagaimana membangun karakter murid untuk sadar dan memiliki kemampuan merasa bersalah agar tidak mengulangi kesalahan yang sama (constructive guilt).

Denny JA Foundation bekerjasama dengan Golagong Kreatif dot Com akan meluncurkan kategori bernama “Puisi Esai Gen Baru” pada 3 Januari 2025.

Menulis puisi esai mini 500 kata adalah panggilan untuk peduli. Ia mengajak kita membuka mata pada isu-isu di sekitar: ketidakadilan, pelanggaran hak asasi manusia, kemiskinan, atau diskriminasi, dan isu kemanusian lain. Dengan menulis, kita tidak hanya membuat isu itu terlihat, tetapi juga melatih hati untuk berempati. Empati adalah fondasi perubahan.

Coba periksa rumahmu: adakah meja makan di sana? Yang ada di bnak kita adalah meja makan di cafe atau restoran mahal. Kita jadi jarang berkumpul.

Bagi saya sangat penting untuk memiliki sikap terbuka dan menghargai pendapat serta perspektif orang lain. Menerima bahwa kita tidak selalu benar dan bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dapat memperkuat hubungan kita.